Ini Dia Payung Hukum Judi Poker yang Wajib Diketahui 

Ini Dia Payung Hukum Judi Poker yang Wajib Diketahui. Dalam realita kehidupan manusia tak terlepas dari hukum dan norma yang ada. Adanya hukum sebagai acuan demi terciptanya hidup yang aman, tentram, dan damai. Aturan hukum yang dikenal di Indonesia selain hukum positif adalah hukum Islam, didalam dua aturan hukum tersebut banyak aturan-aturan yang harus dilaksanakan dan aturan- aturan yang dilarang, salah satu aturan hukum yang harus dijauhi adalah tindak pidana perjudian bandarqq

Kapan judi muncul dalam sejarah? 

Judi adalah kegiatan yang bertolak belakang dengan moral, norma agama, hukum, maupun kesusilaan dan juga membahayakan bagi kehidupan masyarakat. Tindak perjudian menyebabkan dampak yang negatif dan merugikan terhadap moral dan mental masyarakat, oleh karena itu perlu diupayakan agar masyarakat menjauhi hal tersebut yang dapat merugikan diri sendiri dan orang lain.

Istilah judi sudah ada dalam sejarah ditengah-tengah masyarakat sejak zaman dahulu, masalah perjudian ini merupakan suatu kenyataan atau gejala sosial, yang berbeda hanyalah pandangan hidup dan cara permainannya. Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi sangat membantu keperluan masyarakat dalam mendapatkan informasi serta melahirkan payung hukum judi poker yang ada.

Perkembangan teknologi memang memberikan manfaat bagi kehidupan, namun terdapat dampak negatif yang ditimbulkan seperti perjudian online di dalamnya, pornografi dan kejahatan dunia maya lainnya yang menyebabkan rusaknya moral bagi genersi penerus bangsa.

Apa yang ditimbulkan dari judi poker? 

Secara umum, judi menjadi penghambat bagi pembangunan nasional yang beraspek materil, karena perjudian mendidik orang untuk mencari nafkah dengan tidak sewajarnya dan membentuk watak pemalas, sedangkan pembangunan membutuhkan orang yang giat dalam bekerja dan bermental kuat. Sangat beralasan kemudian adanya payung hukum judi poker dan harus dicarikan cara dan solusi yang rasional untuk suatu pemecahannya, karena sudah jelas judi merupakan masalah sosial yang dapat mengganggu fungsi sosial dari masyarakat. 

Dampak negatif yang timbul dihubungkan dengan masalah psikis, mental dan moral yang diakibatkan oleh perjudian. Menurut kartini Kartono, judi membawa dampak terhadap pelakunya menjadi ceroboh, malas, mudah berspekulasi dan cepat mengambil resiko tanpa petimbangan. Dampak lebih lanjut menurut Kartini Kartono adalah sebagai berikut:

Tanpa adanya payung hukum judi poker dapat mendorong orang melakukan penggelapan uang di kantor dan melakukan tindak pidana korupsi, menghabiskan energy dan pikiran dikarenakan nafsu judi dan keserakahan ingin menang dalam waktu yang relatif singkat. 

Banyak pemain yang hatinya  menjadi kotor mudah tersinggung, cepat marah dan kadang meledak-ledak secara babi buta, mental pribadinya menjadi sakit dan labil dan terdorong melakukan perbuatan criminal lainya seperti mencuri, berbohong, menipu, mencopet, jambret, menggelapkan, mendorong merampok, memperkosa bahkan membunuh untuk mendapatkan tambahan modal buat judi, serta perekonomian mengalami goncang-goncangan karena orang bersikap spekulatif dan untung untungan. 

Payung hukum judi poker juga membantu meminimalisir masalah kecil seperti lesuh, letih, lelah dan sakit sakitan karena kurang tidur dan selalu dalam ketegangan, pikiran menjadi kacau karena digoda oleh harapan-harapan yang tidak menentu, pekerjaan jadi terlantar karena segenap minat, pikiran dan energinya tercurahpada keasikan berjudi, anak istri rumah tangga menjadi terganggu.

Hukum Indonesia apa aja yang menangani hal judi? 

Dalam pandangan masyarakat Indonesia, perjudian merupakan salah satu tindak kejahatan yang diatur dalam KUHP, berbeda dengan negara lain dimana perjudian merupakan perbuatan legal, adapun ketentuan tentang perjudian diatur pada Pasal 303 dan 303 bis Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.

Menurut penjelasan Undang-undang Nomor 7 Tahun 1974 disebutkan adanya pengklasifikasian terhadap segala macam bentuk tindak pidana perjudian sebagai kejahatan, dan memberatkan ancaman hukumannya. Ancaman hukuman yang berlaku sekarang ternyata sudah tidak sesuai lagi dan tidak membuat pelakunya jera serta bahasan terkait payung hukum judi poker.

Pada rumusan Pasal 303 bis KUHP sama dengan Pasal 542 KUHP yang semula merupakan pelanggaran dengan ancaman pidana pada ayat (1) nya maksimal satu bulan pidana kurungan atau pidana denda paling banyak tiga ratus rupiah. 

Tindak perjudian akan membuat orang semakin tegang dan makin gembira, menumbuhkan efek-efek, senang hati, keharuan, nafsu yang kuat dan rangsangan-rangsangan yang besar untuk betah bermain. Disamping itu jika Anda termasuk orang yang animistik dan percaya terhadap peruntungan, maka ketegangan yang ada akan meningkat. Maka dari itu penting adanya payung hukum judi poker terkait hal tersebut.

Dengan begitu, akan memunculkan anakhronistik (tidak pada tempatnya karena salah waktu) pada abad mesin sekarang namun tidak urung masih banyak. Hal juga terlihat jelas pula pada masyarakat modern zaman sekarang, sehingga nafsu berjudian tidak terkendali, dan jadilah mereka penjudi-penjudi profesional yang tidak mengenal akan rasa jera meskipun hukum sudah ditegakan. 

Itu dia beberapa ulasan mengenai payung hukum judi poker online yang penting Anda ketahui bersama. Semoga dengan adanya tulisan ini bisa memberikan infomasi dan pemahaman bagi Anda semua mengenai larangan yang ada mengenai judi poker.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *